Eksistensi Musik Bambu Entel Dalam Liturgi Ibadah di GERMITA Sasanggelo

Authors

  • Markus Wibowo Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Maria Armalita Tumimbang Institut Agama Kristen Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.51667/jpsalmoz.v3i2.1016

Keywords:

Bambu Entel, Eksistensi, Peribadatan

Abstract

Musik Bambu Entel adalah salah satu instrumen tradisi dari Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara. Bambu Entel ini biasanya ditemukan dalam beberapa acara adat di daerah setempat maupun acara lomba alat musik etnis yang ada. Dalam beberapa kesempatan dalam peribadatan, musik merupakan faktor pelengkap apresiasi dan interpretasi, dan berfungsi sebagai sarana mediasi untuk menyembah dan memuliakan Sang Pencipta. Peranan Bambu Entel sendiri tatkala digunakan sebagai pengisi puji-pujian dalam peribadatan. Akan tetapi seiring dengan perkembangan modernisasi zaman, musik etnis Bambu Entel ini perlahan mulai dipertanyakan eksistensinya. Kehadiran musik Bambu Entel sendiri dalam peribadatan di gereja setempat merupakan hal yang jarang ditemui saat ini. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui mengapa musik Bambu Entel bersifat sementara dalam keberadaannya menjadi bagian dalam liturgi ibadah. (2) Untuk mengetahui bagamaina langkah-langkah dalam mempertahankan ekstensi Bambu Entel dalam lini tradisi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat tekstual dan kontekstual. Pendekatan tekstual bermaksud mengkaji bentuk musik Bambu Entel dan unsur- unsur musiknya. Pendekatan kontekstual bermaksud mengungkap apa yang ada dalam musik Bambu Entel dilihat dari konteksnya, yakni keberadaan musik Bambu Entel ditengah masyarakat khususnya peribadatan.

References

Hardiman, F . Budi. Filsafat Modern Dari Machiavelli Sampai Nietzsche, Jakarta: Gramedia, 2007.

Hadi, Y Sumandiyo. 2006. Seni dalam Ritual Agama. Jogjakarta: Pustaka

Hidya Tjaya, Kierkegaard dan Pergulatan Menjadi Diri Sendiri, (Jakarta: Gramedia2004)

Martasudjita, 2000. Musik dan Nyanyian Liturgi.Jakarta,Kanisius

Mulyana Deddy. 2005. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Nettl, Bruno. (1964). Music in Many Culture; Teory and Method in Ethnomusicology. Putra, Nathalian HPD (Terj.). New York: Collier Macmillan Publisher.

___________. (1983). The Study of Ethnomusicology: Twenty-Nine Issues and Concepts. Chicago: University of Illinois Press

Prier, Edmud –Karl, SJ. (1999). Musik Gereja.Yogyakarta: Kanisius.

___________________ (2011). Kamus Musik. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi

Soedarsono. 1999. Seni Pertunjukan dan Suharto, Pariwisata. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta

Sugiono, 2009. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : CV. Alfabeta Tabrani

Downloads

Published

2022-07-31

How to Cite

Wibowo, M., & Tumimbang, M. A. . (2022). Eksistensi Musik Bambu Entel Dalam Liturgi Ibadah di GERMITA Sasanggelo. Psalmoz: A Journal of Creative and Study of Church Music, 3(2), 53–67. https://doi.org/10.51667/jpsalmoz.v3i2.1016

Most read articles by the same author(s)