Pembelajaran Jarak Jauh Sains Untuk Anak Usia Dini

DOI:

https://doi.org/10.51667/mjpkaud.v1i1.432

Keywords:

Covid-19, Pembelajaran Jaraj Jauh, Sains Anak Usia Dini

Abstract

Covid-19 menjadi wabah yang mempengaruhi berbagai Lembaga Pendidikan termasuk
Pendidikan Anak Usia Dini secara global. Kemendikbud menyikapi hal tersebut dengan
melaksanakan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guna menghambat laju penyebaran Covid-
19. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) membuat Lembaga PAUD, Orangtua dan Anak Usia Dini harus
menyesuaikan dengan sistem tersebut baik secara dalam jaringan maupun luar jaringan.
Pembelajaran sains untuk Anak Usia Dini juga ikut terdampak dengan kondisi tersebut. Penelitian
ini betujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran sains untuk Anak Usia Dini pada
masa pandemi covid-19?. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, serta studi
kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Proses pembelajaran sains pada anak
usia dini di rumah menghadapi berbagai macam tantangan baik tantangan bagi guru,
siswa, maupun orang tua. Usaha guru dalam mengarahkan anak usia dini membutuhkan
komunikasi yang positif kepada orang tua agar tercipta kerjasama dalam proses
pembelajaran dan anak mampu memahami inti dari pembelajaran tersebut. Peran
orangtua dalam hal pendampingan pada pembelajaran sains bagi anak usia dini sangat
penting. Hal tersebut memberi pengaruh besar bagi pembelajaran sains pada anak usia
dini dalam rangka meminimalisir setiap hambatan yaitu sebagian orang tua yang masih
tidak dapat menyesuaikan dengan pembelajaran jarak jauh, alat penunjang belajar
berbasis teknologi yang terbatas, keterbatasan peran orang tua karena faktor ekonomi
keluarga, dan beberapa guru yang belum banyak teredukasi tentang sistem pembelajaran
jarak jauh pada masa pandemi

Downloads

Published

2021-04-14