Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Berbasis Raputallang
DOI:
https://doi.org/10.51667/mjpkaud.v3i2.1044Keywords:
karakter, anak usia dini, raputallang, pendidikanAbstract
This paper talks about the meaning of the philosophy of raputallang as a concept in early childhood character education for Toraja people. When children enter the phase of self-discovery, they will do a lot of new things in their lives. In order for children to stay on the right track in their search for identity, it is necessary to equip children with good character to help them avoid the wrong path. Through a qualitative approach and literature study, this paper seeks to explore how the concept of raputallang which contains positive values, such as being able to solve problems, introspect themselves, build good relationships, and become social control in their environment, will make children have good character in living their lives. With parents who are the first agents in giving this concept to children, children can get provisions in living their lives well. This will help children avoid negative things in the search for their identity.
Tulisan ini berbicara tentang makna falsafah raputallang sebagai konsep dalam pendidikan karakter anak usia dini bagi orang Toraja. Ketika anak masuk pada fase pencarian jati diri, maka mereka akan banyak melakukan hal-hal baru dalam hidupnya. Agar anak tetap berada pada jalur yang benar dalam pencarian jati diri tersebut, maka perlu membekali anak karakter yang baik guna membantu mereka dalam menghindari jalan yang keliru. Lewat pendekatan kualitatif dan studi pustaka, tulisan ini berupaya mengupas bagaimana konsep raputallang yang mengandung nilai-nilai positif, seperti bisa menyelsaikan masalah, mengintropeksi diri, membangun relasi yang baik, dan menjadi kontrol sosial pada lingkungannya, akan menjadikan anak berkarakter baik dalam menjalani kehidupannya. Dengan orang tua yang menjadi agen pertama dalam memberikan konsep ini kepada anak, maka anak bisa mendapatkan bekal dalam menjalani kehidupannya secara baik. Hal ini akan membantu anak menghindari hal-hal negatif dalam masa pencarian jati dirinya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Alvary Exan Rerung, Nurani Tika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi dalam artikel di jurnal ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi dalam artikel di jurnal ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi ini.
Penyebarluasan dilakukan berdasarkan ketentuan berikut:
-
Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.



