KONSTRUKSI SOSIAL PEMUDA TERHADAP MITOS LARANGAN PERNIKAHAN ANTAR SEBRANG SUNGAI BRANTAS

Authors

  • Mutiara Anintya Permata Putri Program Studi S1 Pendididkan Sosiologi. Universitas Negeri Malang
  • Ahmad Arif Widianto Program Studi S1 Pendididkan Sosiologi. Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.51667/pwjsa.v5i2.2247

Abstract

Mitos masih kental di Indonesia terutama di wilayah Jawa yang masih dipercaya oleh masyarakat, salah satunya di Kediri. Pada kajian ini berfokus pada perspektif pemuda di atas usia 19 tahun hingga 27 tahun terhadap mitos larangan pernikahan sebrang sungai Brantas. Dengan ini peneliti dapat mengetahui pendapat pemuda terhadap mitos larangan pernikahan sebrang sungai Brantas dan bagaimana konstruksi sosial pemuda mengenai mitos tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan tentang budaya yang berkembang dalam kehidupan masyarakat, khususnya terkait dengan konstruksi tradisi pernikahan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan manfaat bagi masyarakat setempat khususnya pemuda, serta dapat menjadi informasi dan referensi untuk penelitian selanjutnya. Dalam penelitian ini menggunakan teori Pter L. Berger dan Thomas Luckman. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pesantren dan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2024 hingga Juni 2024. Subjek pada penelitian yaitu pasangan pemuda yang berencana menikah. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa banyak generasi muda di Kediri yang masih mempercayai mitos larangan pernikahan sebrang sungai Brantas, namun ada juga pemuda yang tidak mempercayai mitos tersebut karena menurut mereka hal ini sudah tidak diperlukan lagi di zaman modern ini, dan mereka percaya bahwa jodoh dan takdir sudah ditentukan oleh Tuhan. Pada akhirnya keputusan untuk mempercayai mitos dan mengikuti tradisi sesuai adat istiadat tersebut merupakan keputusan pribadi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk latar belakang budaya, keyakinan pribadi, dan keadaan individu.

References

Amelia, M., Andy, B., Desintha D, Asriani Hatib Abdul, K., & Oki Rahadianto, S. (2014). Studi Kepemudaan. Diakses Juni 2024 https://www.researchgate.net/profile/Oki- Sutopo/publication/274639346_Buku_Panduan_Studi_Kepemudaan_Teori_Metodologi_dan_ Isu-Isu_Kontemporer_2014/links/5718745b08aed8a339e5bae6/Buku-Panduan-Studi- Kepemudaan-Teori-Metodologi-dan-Isu-Isu-Kontemporer-2014.pdf

Angeline, Mia. “Mitos dan Budaya.” Humaniora 6, no. 2 (2015): 190. https://doi.org/10.21512/humaniora.v6i2.3325. Diakses Maret 2024 https://journal.binus.ac.id/index.php/Humaniora/article/view/3325

Creswell, John W. Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2019. Diakses Mei 2024

Dharma, Ferry Adhi. “Konstruksi Realitas Sosial : Pemikiran Peter L . Berger Tentang Kenyataan Sosial The Social Construction of Reality : Peter L . Berger ’ s Thoughts About Social Reality” 7, no. 1 (2018): 1–9. https://doi.org/10.21070/kanal.v. Diakses Mei 2024 https://kanal.umsida.ac.id/index.php/kanal/article/view/101

J. Dwi, Narwoko, dan Suyanto Bagong. Sosiologi : Teks Pengantar dan Terapan, 2019. Diakses Mei 2024 https://jurnal.unived.ac.id/index.php/prof/article/view/3430

L, Berger, Peter, dan Thomas Luckman. The social construction of reality : a treatise in the sociology of knowledge / Peter L. Berger and Thomas Luckmann, 2011. Diakses Mei 2024

Laudy, M. “Konstruksi Sosial Masyarakat Dsn. Muning Terkait Tradisi Larangan Perkawinan Etan Dalan Kulon Dalan (Studi di Ds. Selodono Kec. Ringinrejo Kab. Kediri).” IAIN Kediri, 2019. Diakses Februari 2024 https://etheses.iainkediri.ac.id/1961/

Mas’udah, Ririn. “Fenomena mitos penghalang perkawinan dalam masyarakat adat trenggalek,” 2020, 1–2. Diakses Februari 2024 https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jurisdictie/article/viewFile/1592/pdf

Miles, M. B., dan A. M Huberman. Analisis Data Kualitatif : Buku Sumber Tentang Metode metode Baru. Diedit oleh T.R Rohidi. Jakarta: UI-Press, 2014. Diakses Mei 2024 https://eprints.unm.ac.id/14856/1/ANALISIS%20DATA%20KUALITATIF.pdf

Moeloeng, J. Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakaya, 2016. Diakses Mei 2024 https://lib.unnes.ac.id/40372/1/Metode%20Penelitian%20Kualitatif.pdf

Nisdatun, Khoiriyah, dan Handoyo Pambudi. “KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT DESA MEDANG TENTANG MAKAM BOYOPATIH Nisdatun Khoiriyah yang masih kental dengan nilai , norma dan selalu menaati peraturan di suatu daerah , terutama kepada mitos . Begitu juga di masyarakat Desa Medang yang ada di Kabupaten L,” 2019, 1–8. Diakses Mei 2024 https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/11482

Nugroho, Tegar Agung (2018). “Konstruksi Sosial Masyarakat Sekitar Terhadap ‘Masjid Tiban’ Untuk Menarik Pengunjung (Study Fenomenologi Pada Pondok Pesantren Salafiah Biharu Bahri’ Asali Fadlaailir Rahmah Desa Sananrejo Kecamatan Turen Kabupaten Malang),” 2019. Diakses Juni 2024 https://repository.ub.ac.id/id/eprint/9945/

Nurkhalis. “BANGUNAN PEMBENTUKAN TEORI KONSTRUKSI SOSIAL PETER L BERGER: TEORI PEMBEDAH REALITAS GANDA KEHIDUPAN MANUSIA” 4, no. April (2018): 74–89. Diakses April 2024 http://jurnal.utu.ac.id/jcommunity/article/view/191

Sugiyono. Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta, 2017.

Sulaiman Aimie. “268161-Memahami-Teori-Konstruksi-Sosial-Peter-L-1E36a954.” Jurnal Society VI (2016):

–22. Diakses April 2024 https://society.fisip.ubb.ac.id/index.php/society/article/view/32

Sungkowati, Yulitin. “PANDANGAN MASYARAKAT KEDIRI TERHADAP TOKOH DEWI SEKARTAJI (The View of Kediri Society toward Character of Dewi Sekartaji).” Sirok Bastra 9, no. 2 (2021): 135–50. https://doi.org/10.37671/sb.v9i2.287. Diakses Januari 2024 https://sirokbastra.kemdikbud.go.id/index.php/sirokbastra/article/view/287

Syaherru, Muhamad. “Mitos Larangan Pernikahan Antar Seberang Sungai Brantas (Studi di Desa Purwodadi Kecamatan Kras dan Desa Mlati Kecamatan Mojo,” 2016. Diakses Januari 2024 https://etheses.iainkediri.ac.id/4949/

Ulum, M. Syahrul, dan Umi Colbyatul Khasanah. “Mitos Larangan Menikah Etan-Kulon Kali Brantas Kediri: Tinjauan Strukturalisme Lévi-Strauss.” Realita : Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam 20, no. 2 (2023): 235–52. https://doi.org/10.30762/realita.v20i2.130. Diakses Januari 2024 http://jurnallppm.iainkediri.ac.id/index.php/realita/article/view/130

Uyun, Nurul. “Membaca Mitos dan Tradisi dalam Konflik Perkawinan Beda Etnis” 11, no. 1 (2023): 23–33. Diakses Februari 2024 https://ejournal.widyamataram.ac.id.prosiding- uwm.com/index.php/populika/article/view/700

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Mutiara Anintya Permata Putri, & Widianto, A. A. (2024). KONSTRUKSI SOSIAL PEMUDA TERHADAP MITOS LARANGAN PERNIKAHAN ANTAR SEBRANG SUNGAI BRANTAS. Pute Waya : Sociology of Religion Journal, 5(2), 106–119. https://doi.org/10.51667/pwjsa.v5i2.2247

Issue

Section

Articles