ADAT DAN PERBUDAKAN DALAM MASYARAKAT SUMBA: SEBUAH RITUAL OF HUMILIATION
DOI:
https://doi.org/10.51667/pwjsa.v5i2.2245Keywords:
Adat, Logika Diskriminatif, Perbudakan, Ritual of Humiliation, Sumba.Abstract
Tulisan ini mengkaji fenomena perbudakan berbasis adat di masyarakat Sumba, dengan fokus pada hubungan antara kelas sosial Maramba (bangsawan) dan Ata (hamba). Penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana adat memperkuat sistem perbudakan serta praktik sehari-hari menjadi bagian dari "ritual of humiliation" terhadap Ata. Menggunakan pendekatan etnografi kritis dan kerangka teori ritual penghinaan dari Sunder John Boopalan dan teori ideologi Antonio Gramsci, tulisan ini mengungkap pola diskriminasi yang dilegitimasi adat sebagai narasi dominan dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat berperan signifikan sebagai legitimasi atas logika diskriminatif dalam melanggengkan struktur sosial yang timpang, dengan implikasi dehumanisasi, alienasi, dan eksploitasi terhadap Ata. Bahkan, dapat dikatakan bahwa adat adalah logika diskriminatif itu sendiri.
References
Boopalan, Sunder John. Memory, Grief, and Agency: A political Theological Account of Wrongs and Rites. London: Palgrave Macmillan, 2017.
Bolodadi, Paulus N. Wawancara dengan Umbu T, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan Umbu M, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan Rambu P, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan H, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan T, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan Umbu K, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan M, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan A, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan S, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan Umbu G, Januari 2024, Sumba. _________.Wawancara dengan Rambu D, Januari 2024, Sumba.
Bell, Catherine. Ritual Theory, Ritual Practice. New York: Oxford University Press, 1992. Cresswell, John W. Qualitative inquiry and research design: choosing among five
approaches Third Edition. Los Angeles: SAGE Publications, Inc, 2013.
Hebi, Martha, “Rahim Perempuan Diperalat sebagai Penerus Perbudakan Tradisional”, dalam Jalan Sunyi Pekerja Rumah Tangga: Perspektif Agama dan Sosial Budaya,
ed. Luviana Ariyanti. Jakarta: Komnas Perempuan, 2022.
Hoskins, Janet. “Slaves, Brides and Other ‘Gifts’: Resistance, Marriage and Rank in Eastern
Indonesia” dalam Slavery & Abolition: A Journal of Slave and Post-Slave Studies, ed.
Gad Heuman. London: Routledge, 2004.
Kapita, Oe. H. Masyarakat Sumba dan Adat Istiadatnya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1976. Marx, Karl dan Engels, Friedrich, The German Ideology. New York: Prometheus Books, 1998. Twikromo, Yohanes Argo. The Local Elite and The Appropriation of Modernity: A Case in
East Sumba, Indonesia. Yogyakarta: Kanisius Printing and Publishing House, 2008.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Seni Dan Ilmu Sosial Keagamaan Institut Agama Kristen Negeri Manado

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
