LENSA INTERFAITH SPACE: MENAKAR DILEMA PERKAWINAN LINTAS AGAMA DARI SASTRA INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51667/pwjsa.v4i1.1406Keywords:
Keluarga Permana, Interfaith Space, Pendekatan Sosiologi SastraAbstract
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis keputusan perkawinan lintas agama dalam novel Keluarga Permana dalam ruang interfaith space dan mengkaji konteks dari novel tersebut menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Novel ini ditulis pada tahun 1978 dalam konteks pelarangan perkawinan lintas agama dan disahkannya UU No. 1 Tahun 1974 mengenai Perkawinan. Di samping itu, alur dan karakter dalam novel tersebut menunjukkan adanya sebuah ruang lintas iman (Interfaith Space) dalam menghadapi problematika perkawinan lintas agama di Indonesia. Untuk itu, dalam tulisan ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian sastra dialektik. Metode ini bukan hanya menganalisis intrinsik dari sebuah novel tapi juga mengkaji ekstrinsik (konteks) dimana novel itu ditulis sehingga ada keterhubungan baik intrinsik dan ekstrinsik novel tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Interfaith Space yang dikembangkan oleh seorang American Studies, Erika Seamon. Interfaith Space adalah ruang peleburan antara perbedaan latar belakang agama dalam perkawinan lintas agama. Lebih lanjut, dalam penelitian ini juga menggunakan pendekatan sosiologi sastra dari Alan Swingewood. Bagi Swingewood, sastra merupakan cermin dari masyarakat sehingga terjadi keterhubungan dari dunia rekaan dan konteks dimana novel itu ditulis . Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan lintas agama perlu dilihat dalam bingkai gejala politik pada tahun 1970-an serta mengkaji kembali ajaran agama mengenai perkawinan lintas agama dalam interfaith space.
References
Damono, Sapardi Djoko. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1984.
Endraswara, Suwardi. Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS, 2013.
_________________. Metodologi Penelitian Sosiologi Sastra. Yogyakarta: CAPS, 2011.
Escarpit, Robert. Sosiologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017.
Esposito, John L. What Everyone Needs to Know about Islam. New York: Oxford University Press, 2011.
Faruk. Pengantar Sosiologi Sastra: dari Strukturalisme Genetik sampai Post-Modernisme Modernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.
Hardjana, André. Kritik Sastra: Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Gramedia, 1981. KH, Ramadhan. Keluarga Permana. Jakarta Pusat: Pustaka Jaya, 1978.
Klarer, Mario. An Introduction to Literary Studies – 2nd Ed.. New York: Routledge, 2004. Laurenson, Diana T. dan Alan Swingewood. the Sociology of Literature. New York: Schoken
Books, 1972.
Mahayana, Maman S. Ekstrinsikalitas Sastra Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2007.
McGrath, Alister E. Sejarah Pemikiran Reformasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.
Monib, Mohammad dan Ahmad Nurcholish. Kado Cinta bagi Pasangan Nikah Beda Agama. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009.
Patty, Albertus M. Melintas Batas. Jakarta: Grafika KreasIndo, 2014.
Ratna, Nyoman Kutha. Sastra dan Cultural Studies: Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2010.
__________________.Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: Dari Strukturalisme Hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif .Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.
Sciortino, Rosalia. “Kebebasan Beragama: Hak Setiap Pasangan?” dalam Agama Keterbukaan dan Demokrasi: Harapan dan Tantangan, diedit Ayu Mellisan dan Husni Mubarok. Jakarta: Pusat Studi Agama dan Demokrasi Yayasan Paramadina, 2015.
Seamon, Erika B. Interfaith Marriage in America: The Transformation of Religion and Christianity. United States: Palgrave Macmillan, 2012.
Suaka, I Nyoman. Kawin Campur: Konflik Sastra dan Budaya.Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2015.
|Pute Waya Vol. 4, No. 1, 2023
Suhadi. Kawin Lintas Agama: Perspektif Kritik Nalar Islam. Yogyakarta: LKiS, 2006. Sumardjo, Jakob. Pengantar Novel Indonesia. Jakarta: PT Karya Unipress, 1983.
Teeuw, A. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Bandung: Pustaka Jaya, 2015.
Jurnal dan Disertasi
Seamon, Erika.“The Shifting Boundaries of Religious Pluralism In America Through the Lens of Interfaith Marriage.”. PhD diss., Georgetown University, 2011.
Aini, Noryamin. dkk. “Interreligious Marriage in Indonesia”. Brill Journal of Religion and Demography, Vol. 6, Issue 1 (May 2019): 189-214. Diakses 27 Oktober 2019, https://brill.com/view/journals/jrd/6/1/article-p189_189.xml?language=en.
_________________. “Inter-religious Marriage from Socio-Historical Islamic Perspectives”, Brigham Young University Law Review, Vol. 2008, Issue 3 (2008): 669-705. Diakses 8 September 2019. https://digitalcommons.law.byu.edu/lawreview/vol2008/iss3/1/.
Cavan, Ruth Shonle. “Concepts and Terminology in Interreligious Marriage”. Scientific Study of Religion, Vol. 9, No.4 (Winter1970): 311-320. Diakses 12 Mei 2019. http://e- resources.perpusnas.go.id.
Cohen, Charles L. Review of the Future of Interreligious Dialogue: A Multireligious Conversation on Nostra Aetate, ed. Cohen Charles, Paul Knitter, dan Rosenhagen, Missiology: An International Review, Vol. 47 (1) 37-44 (Januari 2019): 37-44. Diakses 10 September 2019. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0091829618814830.
Imron, Ali A. M., dkk. “Dimensi Sosial Keagamaan dalam Keluarga Permana: Analisis Semiotik” Berkala Penelitian Pasca Sarjana (BPPS) VIII (3) (1995): 365-386. Diakses 6 Oktober 2019. http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/detail.php?dataId=6369.
Indrayani, Kadek W. dan Aloysius R. Entah. “Peran Negara Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Bagi Calon Pasangan Kawin Beda Agama (KBA) di Indonesia,” Jurnal Cakrawala Hukum, Vol. 6. No. 1 (Juni 2015): 57. Diakses pada 20 November 2019. http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jch/article/view/685/351.
Lukito, Ratno. “The Enigma of Legal Pluralism in Indonesian Islam: The Case of Interfaith Marriage”, Journal of Islamic Law and Culture, Vol. 10, No.2 (2008): 176-197. Diakses 26 Agustus 2019. http://web.b.ebscohost.com/ehost/detail/detail?vid=5&sid=c3aa1a79-8e2c-4251- bb61-1ba174e58db3%40pdc-v- sessmgr01&bdata=JnNpdGU9ZWhvc3QtbGl2ZQ%3d%3d#AN=33945275&db=a9h .
Rahariyoso, Dwi. “Membayangkan Indonesia Dari Novel-Novel Antaretnis dan Antaragama Periode 1920-an Hingga 1970-an”. Gramatika Vol. 3 No. 2 (2015): 100-113. Diakses pada 29 Oktober 2019. http://gramatika.kemdikbud.go.id/index.php/gramatika/article/view/15/6.
|Pute Waya Vol. 4, No. 1, 2023
Richmond, Helen. "Interreligious Marriages Between Muslims and Christians in
Indonesia". Gema Teologi 33, No. 2 (2009): 131-163. Diakses 9 Oktober 2019.
http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gema/article/view/28.
Sewenet, Alex Minichele dkk. “Interreligious Marriage: Social and Religious Perspectives”, Imperial Journal of Interdisciplinary Research, Vol-3, Issue-6, (2017): 355-362. Diakses 10 September 2019, https://www.academia.edu/37769400/Interreligious_Marriage_Social_and_Religious _Perspectives.
Suhasti, Ermi dkk. “Polemics On Interfaith Marriage in Indonesia Between Rules and Practices”. Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies, Vol. 56, No 2 (2018): 367-394. Diakses 26 Agustus 2019. https://www.aljamiah.or.id/index.php/AJIS/article/view/56205.
Wahyudi, Tri. “Sosiologi Sastra Alan Swingewood: Sebuah Teori”. Jurnal Poetika UGM Vol. 1. No. 1, (Juli 2013): 55-61. Diakses 2 Oktober 2019, https://jurnal.ugm.ac.id/poetika/article/view/10384/7839.
Wahyuni, Tri. “Pengaruh Perkawinan Lintas Agama terhadap Kehidupan Rumah Tangga”, Nizham Journal of Islamic Studies, Vol. 7,No. 01 (2019):123-130. Diakses 10 September 2019. http://e- journal.metrouniv.ac.id/index.php/nizham/article/view/1523.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/putewaya/COPYRIGHT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
