Manajemen Blended Learning pada Mata Pelajaran PAK di SMP Negeri 1 Langowan

Authors

  • Bryan Kaurouw IAKN Manado

DOI:

https://doi.org/10.51667/mjtpk.v5i1.1627

Keywords:

Blended Learning, Christian Religious Education, Management

Abstract

This study aims to describe and analyze blended learning management, especially in the subjects of Christian Religious Education (PAK) at SMP Negeri 1 Langowan, which includes planning, implementing, and evaluating blended learning. The research was conducted using a qualitative descriptive approach. The data obtained came from observations, interviews, and documentation studies. The results showed that: (1) Blended learning planning in PAK subjects at SMP Negeri 1 Langowan was carried out by designing learning according to situations and conditions, preparing learning supporting facilities and infrastructure, and preparing lesson schedules before the start of blended learning. (2) The implementation of  blended learning in PAK subjects includes Synchronous blended  learning (hybrid learning) which is carried out by combining 50% face-to-face learning and 50% online learning simultaneously and  Blended learning-flipped classroom, namely face-to-face and online learning (teachers send assignments or learning materials online and provide reinforcement of material during face-to-face learning) which is carried out asynchronously at different times and places. (3) Evaluation of blended learning in PAK subjects, including evaluation of blended learning systems to evaluate any obstacles in blended learning, as well as efforts to overcome them and evaluation of blended learning outcomes of PAK subjects face-to-face and online through assessment of knowledge, attitudes, and skills, as well as formative and summative tests.

References

Abdullah, W. (2018). Model blended learning dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Fikrotuna, Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 7 (1). https://doi.org/10.32806/jf.v7i1.3169

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Asmuni, A. (2020). Problematika Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 dan Solusi Pemecahannya. Jurnal Paedagogy, 7(4). https://doi.org/10.33394/jp.v7i4.2941

Dinas Pendidikan Minahasa. Surat Edaran Kepala Dinas Kabupaten Minahasa Tentang Panduan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Satuan Pendidikan PAUD/RA/SD/MI/SMP/MTS dan Satuan Pendidikan Lainnya di Masa Pandemi Covid-19, No. 800/1632/X/2021 Tanggal 29 Oktober 2021.

Dwiyogo, Wasis D. (2018). Pembelajaran Berbasis Blended Learning, Depok: Rajawali Pers.

Fahlevi, Wilis. (2021) Manajemen Pembelajaran Berbasis Blended Learning pada Masa Pandemi Covid-19: Studi Kasus di Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta, Jimat, Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan, 12 (3). http://dx.doi.org/10.36694/jimat.v12i3.366.

Husamah. (2014). Pembelajaran Bauran (Blended Learning). Jakarta: Prestasi Pustaka.

Kemendikbud, “Pemerintah Daerah Diberikan Kewenangan Penuh Tentukan Izin Pembelajaran Tatap Muka”, diakses pada 16 Maret 2022 dari: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/11/pemerintah-daerah-diberikan-kewenangan-penuh-tentukan-izin-pembelajaran-tatap-muka.

Kemendikbud. (2022). “SKB 4 Menteri Terbaru Atur Pembelajaran Tatap Muka Seratus Persen”, diakses pada 30 Juni 2022 dari: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2022/05/skb-4-menteri-terbaru-atur-pembelajaran-tatap-muka-seratus-persen

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Republik Indonesia. (2017). Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Untuk SD Kelas I. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Kristanto, Paulus L. (2006). Prinsip dan Praktek PAK: Penuntun Bagi Mahasiswa Teologi dan PAK, Pelayan Gereja, Guru Agama dan Keluarga Kristen. Yogyakarta: Andi.

Masitoh, S. (2018). Blended Learning Berwawasan Literasi Digital Suatu Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dan Membangun Generasi Emas 2045. Proceedings of The ICECRS, 1 (3). https://doi.org/10.21070/picecrs.v1i3.1377

Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael, dan Saldana, Johnny. (2014). Qualitative Data Analysis. America: SAGE Publications.

Pohan, Albert Efendi. (2020) Konsep Pembelajaran Daring Berbasis Pendekatan Ilmiah. Purwodadi: CV Sarnu Untung.

Poluan, R., Rogahang, H., Munte, R., & Kaurouw, B. (2021). Kreativitas Guru Pak Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19. MAGENANG: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2 (1), 1-6. https://doi.org/10.51667/mjtpk.v2i1.1083

Pratama, S., Syah, L. Y., & Fauzi, F. (2023). Implementasi Pembelajaran Blended Learning Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pendemi Covid-19 Di SMK Negeri 2 Lahat. Jurnal Bisnis, Manajemen, Dan Ekonomi, 4 (1), 55 - 81. https://doi.org/10.47747/jbme.v4i1.1020

Pusdatin Kemendekbudristek, (2022). “Flipped Classroom Sebagai Solusi Pembelajaran Tatap Muka Bergilir Pasca Pandemi”, diakses pada 30 Juni 2022) dari:https://pusdatin.kemdikbud.go.id/flipped-classroom-sebagai-solusi-pembelajaran-tatap-muka-bergilir-pasca-pandemi/

Sanjaya, Wina. (2014). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Kaurouw, B. (2024). Manajemen Blended Learning pada Mata Pelajaran PAK di SMP Negeri 1 Langowan. MAGENANG : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.51667/mjtpk.v5i1.1627