Kekuatan Dalam Wujud Kecemasan: Kritik Biblis-Psikologis Terhadap Markus 14:34-36

Authors

  • Ryanto Adilang Vrije Universiteit Amsterdam

DOI:

https://doi.org/10.51667/jph.v6i2.2487

Keywords:

Kecemasan, Yesus, Markus, Doa, Perjumpaan

Abstract

Penelitian ini merekonstruksi pandangan umat Kristen masa kini tentang isu kecemasan yang terbatas sebagai gejala gangguan keberimanan dan kelemahan semata. Dengan melakukan interpretasi terhadap teks Markus 14:34-36, penelitian ini melihat doa Yesus di taman Getsemani sebagai fenomena ketika Yesus bergumul dengan kecemasan yang Dia alami sebelum saat-saat penuh penderitaan dalam hidup-Nya.

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif. Untuk hermeneutik teks Alkitab, metode kritik Biblis-Psikologis dipilih untuk merekonstruksi pandangan mengenai psikis Yesus yang tergambar melalui setiap kata dalam doa-Nya. Pemilihan metode tersebut juga memungkinkan kombinasi unsur biblis dan psikologis untuk menarik makna dari teks Alkitab.

Penelitian ini diekspektasikan dapat mentransformasi cara pandang umat Kristen masa kini terhadap kecemasan. Kecemasan tidak hanya dibatasi pada sekadar kelemahan, tetapi juga dapat dimanfaatka sebagai sarana dialog dengan Allah. Dari dialog tersebut, umat beroleh kekuatan untuk melanjutkan kehidupan dan berdamai dengan kecemasannya sendiri.

Downloads

Published

2025-12-31