Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak Pernikahan Beda Agama
Keywords:
Anak Beda Agama, Pernikahan Beda Agama, Pendidikan Agama Kristen.Abstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tuan dalam pendidikan agama kristen bagi anak dalam pernikahan beda agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua dan gereja sangat berperan penting dalam memberikan pendidikan agama kristen bagi anak dalam pernikahan beda agama. Hasil akhir dari artikel ini adalah untuk memperlihatkan bagaiaman peran orang tua dalam pendidikan agama kristen bagi anak dalam pernikahan agama dan hal-hal apa saja yang dapat digunakan oleh orang tua di dalam memberikan pendidikan agama kristen bagi anak-anak yang lahir dalam pernikahan beda agama.
References
Abineno. 1982. Manusia; Suami dan Istri. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hal. 19.
Agung Kresna Bayu. 2020. Merajut Indonesia Dari Cinta Beda Agama: Tinjauan Kritis Atas Pernikahan Beda Agama di Indonesia. Pasuruan: Lembaga Academic dan Reseacrh Institue. Hal Hal. 8.
Anggreini Carolina Palandi. 2013. Analisa Yuridis Perkawinan Beda Agama Di Indonesia. Lex Privatum, Volume I, Nomor 2 April - Juni 2013. Hlm. 205.
Binsen S. Sijabat. 2018. Pendidikan Agama Kristen Konteks Sekolah. Bandung. Kalam Hidup. Hal 3.
Bruce Milne. 2009. Mengenali Kebenaran. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal 308-309
Harun Hadiwijono. 2003. Iman Kristen. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal. 384.
Hendri Kusnadi. 2010. Dampak Pernikahan Beda Agama Terhadap Keterlibatan Hidup Menggereja Sebagai Umat Beriman Kristiani. Diakses 20 April 2022. https://ejournal.widyayuwana.ac.id/index.php/jpak/article/download/239/198#:~:text=Gereja%20Katolik%20melarang%20terjadinya%20perkawinan%20campur%20beda%20agama.,Go%2C%201992%3A%2010).
https://keuskupanpadang.org/mewujudkan-persekutuan-dalam-keluarga-gema-februari-2016/. GEMA “Suara Paroki Keuskupan Padang: Februari 2016”. Menghidupi Persekutuan Dalam Keluarga. Diakses pada 27/04/20222. Jam. 13.02 WITA.
Ihtiyanto. 2003. Perkawinan Campuran dalam Negara RI. Jakarta: Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan RI Depag. Hal. 133.
Iqbal Hasan. 2008. Analisa Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta. Bumi Aksara. Hal 5.
Iris V. Cully. 2015. Dinamika Pendidikan Kristen. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal. 30-34.
John Stott. 2016. The Living Church: Menanggapi Pesan Kitab Suci Yang Bersifat Tetap Dalam Budaya Yang Berubah. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal. 82-83.
Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kartini Kartono. 1998. Pengantar Metodologi Research. Bandung. ALUMNI. Hal 78.
Louis Berkhof dan Cornelius Van Til. 2004. Dasar Pendidikan Kristen. Surabaya. Momentum. Hal 6.
Paul Enns. 2019. The Moody Handbook Of Theology (1). Malang. Literatur SAAT. Hal 393.
Stephen Tong. 2014. Kerajaan Allah, Gereja, dam Pelayanan. Surabaya. Momentum. Hal 29.
Stephen Tong. 2018. Arsitek Jiwa 1. Surabaya. Momentum. Hal. 29.
Thomas Groome. 2018. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal 5.
Thomas Groome. 2018. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal 107-113
Timotius Sukarman. 2012. Gereja Yang Bertumbuh dan Berkembang. Yogyakarta. ANDI. Hal 24.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 1.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
W.R.F. Browning. 2014. Kamus Alkitab. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal. 83.
Wolfgang Bock Kastowo, S.J. 2019. Hidup Keluarga Bahagia: Psikologi Perjalanan Hidup. Yogyakarta. Kanisius. Hal. 230.
Yohanes Calvin. 2015. Institutio Pengajaran Agama Kristen. Jakarta. BPK Gunung Mulia. Hal.191.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 horasman munthe, Art Semuel Thomas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
