Musik Viol: Karakteristik dan Metode Pelatihan pada Kelompok Mercusuar Kasih di Kampung Batumawira Kecamatan Tagulandang Selatan

Authors

  • Haris Lembo IAKN Manado
  • Stefanny Pandaleke Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Siguti Sianipar

DOI:

https://doi.org/10.51667/cjmpm.v4i2.1529

Keywords:

Musik Viol, Musik Tradisional, Metode Pelatihan Musik

Abstract

Pengembangan musik Viol menjadi hal yang perlu diperhatikan di pulau Tagulandang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang karakteristik musik Viol dan metode pelatihan musik Viol pada Kelompok Mercusuar Kasih. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Kampung Batumawira Kecamatan Tagulandang Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan partisipan. Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data diperoleh (1) Keberagaman alat musik tradisional yang digunakan oleh kelompok Mercusuar kasih diantaranya, biola yang dibuat sendiri, keroncong yang terbuat dari batok kelapa, keroncong yang dibuat dari kayu, ciki ciki yang merupakan alat musik sejenis marakas yang terbuat dari kayu dan batok kelapa, serta strem bas, alat musik sejenis kontrabas yang dibuat sendiri oleh anggota kelompok Mercusuar Kasih. Semua alat musik yang di gunakan dapat diklasifikasikan berdasarkan kajian Sachs-Hornbostel (2) Metode pelatihan musik Viol pada kelompok Mercusuar Kasih memakai metode tutor sebaya yang dikolaborasikan dengan beberapa metode lainnya, diantaranya metode ceramah, metode demonstrasi, metode imitasi, dan metode drill. Dalam pelatihan musik Viol, kelompok Mercusuar Kasih merupakan latihan secara lisan dan tanpa ada pelatih atau pengajar.

References

A. Z. Kaseside (78 tahun). Tokoh Masyarakat, Agama dan Budaya.

Alexius Manalang (73 tahun). Pemain Viol Kelompok musik Viol Kampung Barangka-Pehe.

Gabriel Makatamba (46 tahun). Pegiat seni di Kampung Barangka Pehe.

Hendra Sasombo (33 tahun). Tokoh Masyarakat, KAUR Pemerintahan Kampung Barangka Pehe.

Marzam, Wimbrayardi, 2012. Buku Ajar Mata Kuliah Musik Nusantara – Musik Etnik Dalam Kebudayaan Nusantara. Padang: Jurusan Seni Darama Tari dan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Nestor Ligoh (62 tahun). Ketua Kelompok Musik Viol Mercusuar Kasih Kampung Batumawira.

Rikmon Balaati (42 tahun). Pemain Viol kelompok musik Viol Kampung Mahangiang.

Risnawati Rias, “Kajian Onomatope pada Lagu Anak Usia Dini Berbahasa Indonesia di Playgroup/Kindergarten Anak Bintang Purwodadi-Grobongan”. [Skripsi] Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Saol Sangkong (49 tahun). Pemain Viol Kelompok Musik Viol Mercusuar Kasih Kampung Batumawira.

Shanti, Bayu Denia. Yudi Sukmayadi, Febbry Cipta, 2021. “Pelatihan Marching Band Gita bahana Juang Karawang,” SWARA – Jurnal Antologi Pendidikan Musik, Vol. 1 Nomor 1, 2021: 50.

Simaremare, Liston. 2017. “Perubahan Budaya Musik Dari Perspektif Teori Kebudayaan”. Jurnal Seni Nasional Cikini, Volume. 1 No. 2017: 43.

Tjahjadi, Indra. Sri Andayani, dan Hosnol Wafa, 2020. Pengantar Teori dan Metode Penelitian Kebudayaan. Probolinggo: PAGAN PRESS.

Downloads

Published

2023-12-21

How to Cite

Lembo, H., Pandaleke, S., & Sianipar, S. (2023). Musik Viol: Karakteristik dan Metode Pelatihan pada Kelompok Mercusuar Kasih di Kampung Batumawira Kecamatan Tagulandang Selatan. Clef: Jurnal Musik Dan Pendidikan Musik, 4(2), 75–95. https://doi.org/10.51667/cjmpm.v4i2.1529